“Mommy! Mommy! Where are you?!”

Mataku mencari sumber jeritan anak ayam yang tertangkap olehku, dan di sana, seekor anak ayam kecil berdiri di atas tumpukan batu, menjerit-jerit penuh kenestapaan.  Banyak dari kita yang tidak cukup menyadari dan bersyukur atas anugerah Tuhan: seorang Ibu yang mau membesarkan kita dengan penuh kasih dengan segala keterbatasannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s